[Fanfiction] (Beautiful) Rainy Day…

 

“Kyunnie!!” panggil seorang yeoja paruh baya, sedikit berteriak memanggil nama putranya ditengah hujan yang mengguyur kota Seoul siang itu.

“Kyuhyun!!” ulang yeoja itu lagi, kini ia meneriakan nama lengkap putranya. Putranya itu masih saja asik dengan kegiatannya, memandikkan tubuhnya dengan air hujan. Ia berlari riang di taman yang tak jauh dari kediaman mereka.

Tak mendapat sahutan dari putranya, yeoja itu mendekat pada Kyuhyun sambil membawa payung berwarna biru ditangan kanannya. Ia mengenakan kaos putih dengan lengan tiga-per-empat yang dipadukan dengan rok selutut, yang membuatnya tampak anggun walau ia sudah ber-umur.

omma!! Sebentar lagi yaa? Jebal!!” namja yang dipanggil Kyuhyun itu sedikit merajuk, saat omma-nya melemparkan death glare padanya. Ia paling tidak suka kalau kegiatan bermain hujannya di ganggu.

aniyo, kau harus pulang sekarang atau kau akan sakit Kyunnie!!” sang omma menarik tangan Kyuhyun dan merapatkan pada tubuhnya agar anaknya itu tidak terkena air hujan lagi. Namun alih-alih merapat, Kyuhyun malah berlari meninggalkan sang omma yang kesal setengah mati, itu sudah pasti.

Kyuhyun merentangkan tangannya menikmati air hujan yang membasahi tubuhnya itu sambil berlari. Tidak peduli pada omma-nya yang sibuk mengejarnya. “braaaak” Kyuhyun menghentikan aktivitas-nya, ia menoleh pada suara yang sangat terdengar jelas walau hujan turun begitu deras.

Sebuah mobil pergi meninggalkan taman itu dengan menyisakan tubuh seorang yeoja yang tergeletak di jalan dengan bersimbah darah. Kaos putihnya berubah warna menjadi merah karena darah, rok selututnya yang membuat-nya tampak anggun ternodai tanah basah yang menempel di rok tersebut.

Dengan berlari Kyuhyun mendekati tubuh tak berdaya itu.. “omma!!” teriaknya kalut, omma-nya bersimbah darah di hadapannya. Ia merengkuh tubuh omma-nya itu kedalam pangkuannya. Tubuh kecilnya mencoba sekuat tenaga menarik tubuh omma-nya, sambil menangis. “omma!!” panggil namja berumur 13 tahun itu dengan berlinang air mata, ia tak tahu harus berbuat apa.   

“Kyunnie!!” panggil yeoja itu sambil membelai pipi Kyuhyun. hendak mengusap air mata-nya yang jatuh. Namun tak ak lama tangan itu tiba-tiba terkulai lemah ke tanah.

“omma!!” teriak Kyuhyun frustasi.

 

(Beautiful) Rainy Day

Park Joongsu, Park Donghae, Cho Kyuhyun

Family/PG-13/One Shoot

By : missdorky

 

“aku selesai!! hyung aku berangkat duluan ya.” Tak ada jawaban dari namja yang dipanggil hyung itu. Walau tak di jawab oleh hyung-nya, namja pemilik mata obsidian berwarna coklat yang kontras sekali dengan kulitnya yang putih pucat itu, di tambah rambutnya yang hitam legam sedikit ikal dan perawakannya yang kurus namun tinggi, tetap menyunggingkan senyumnya kepada dua hyung yang berada di depannya dengan tulus. Kemudian ia meraih tas punggungnya yang tersampir di bahu kursi. Berjalan keluar rumah setelah menaruh piring bekas sarapannya di dapur.

“waah hujan!!” riang namja yang biasa dipanggil Kyunnie dan bermarga Cho itu, ia keluarkan payung berwarna biru dari dalam tasnya. Membentangkannya sambil terus tersenyum. Hujan di pagi hari adalah hal yang sangat menyenangkan buatnya karena ia menganggap itu adalah awal yang bagus.

Dua buah mobil sport melintas di sampingnya dengan gaya yang angkuh. Kyuhyun tak peduli, padahal ia tahu kalau itu mobil kedua hyung-nya, Park Donghae dan Park Joongsu atau yang biasa di panggil Leeteuk. Kyuhyun sebenarnya punya satu di garasi rumahnya, namun ia lebih suka berjalan kaki dan menaiki bus saat pergi dan pulang sekolah.

Tak sampai lima menit ia sudah berada di halte bus di dekat rumahnya. Ia menunggu bus yang akan membawanya ke sekolah bersama para pelajar lain yang ada di halte bus tersebut. Saat bus yang ia tunggu datang ia pun segera naik dan mengambil duduk di pojok belakang di samping kaca. Matanya menerawang sendu melihat embun di kaca bus karena tetesan air hujan. Sebersit perasaan sedih menguap di hatinya, mengingat kejadian tadi pagi. Kedua hyung-nya bersikap acuh padanya, tak peduli, tak mau bicara dengannya walau ia sudah berusaha dan melakukan apapun yang bisa membuat kedua hyung-nya menyukainya.

—(Beautiful) Rainy Day—

 “Cho Kyuhyun, nanti pulang sekolah mau tidak ajarkan aku matematika? Nanti aku belikan satu kaset games deh, mau ya?” namja aegyo teman sebangku Kyuhyun menyambutnya dengan ocehannya yang panjang.

“Ah Sungmin hyung, hanya kaset games saja, aku punya banyak di rumah tahu!! Kalau di tambah dua porsi jajangmyeon bagaimana?” Kyuhyun memanggil namja aegyo itu dengan sebutan hyung, karena Sungmin satu tahun lebih tua dari Kyuhyun dan Kyuhyun merupakan siswa akselerasi yang loncat kelas sebanyak satu tingkat. Dan sekarang Kyuhyun Sungmin berada di tingkat tiga sekolah menengah atas.

“ya ampun! Badan kurus seperti itu mau makan dua porsi jajangmyeon? Baiklah, tapi kau ajarkan aku sampai bisa ya.” Sungmin berpura-pura mengejek Kyuhyun. Ia menyetujui tawaran Kyuhyun yang meminta dua porsi jajangmyeon.

“siip!!” jawab Kyuhyun.

“kau yakin Kyu, tak mau aku antar? Ini hujan loh nanti kau bisa sakit, payungmu kan tertinggal di laci mejamu.” Kata Sungmin khawatir, ia ingin mengantar Kyuhyun sampai rumahnya karena hujan masih saja mengguyur kota itu hingga sore hari.

“ya hyung aku yakin. Gomawo jajangmyeon-nya, aku kenyang sekali!!” Kyuhyun mengangguk sambil tersenyum kemudian ia berteduh di halte, tak lupa ia melambaikan tangan saat mobil Sungmin pergi menjauh.

—(Beautiful) Rainy Day—

Kyuhyun memasuki rumahnya dengan keadaan basah kuyup, ia tidak jadi menaiki bus tadi dan lebih memilih jalan kaki. Jarak dari sekolah ke rumah Kyuhyun memang tidak terlalu jauh, tapi lumayan kalau di tempuh dengan berjalan kaki. Hanya satu alasan Kyuhyun berjalan kaki, ia ingin menikmati guyuran air hujan yang terasa dingin saat menyentuh tubuhnya. Tak peduli walau tubuhnya sudah menggigil kedinginan, ia tetap akan melakukannya.

“hei liat perbuatanmu, sepatumu yang kotor karena tanah basah mengotori lantai!!” hardik Donghae saat melihat Kyuhyun masuk dengan meninggalkan cap sepatunya di lantai. “dan tubuhmu yang basah itu juga membuat lantai basah!!”

“mian hyung, aku ganti baju sebentar, nanti akan aku pel.” Kyuhyun segera masuk kedalam kamarnya, mengganti pakaian basahnya dan turun mengambil peralatan pel dari dapur.

“Kyu, biar Bibi saja yang mengepel, sinikan pelnya.” Ucap Bibi Jung.

“tidak usah Bi, aku bisa melakukannya dan ini memang salahku.” Kyuhyun kembali menekuni pekerjaannya.

“sudah Bi, biarkan saja!! Dia harus bertanggung jawab.” Kali ini suara Leeteuk yang ikut menyalahkan Kyuhyun. Kyuhyun hanya diam menerima perlakuan ke dua hyung-nya yang sama sekali tidak menyukainya.

—(Beautiful) Rainy Day—

Kyuhyun mengerjap-erjapkan matanya saat sinar matahari memenuhi kamar tidurnya dari celah-celah jendela. Ia melirik jam yang bertengger manis di dinding dan sudah menunjukkan pukul setengah tujuh. Ia segera bangkit dari ranjangnya, segera mandi dan berangkat sekolah karena hari ini ia sudah sangat terlambat bangun tidur.

Setelah memakai sweater-nya Kyuhyun berpamitan pada ke dua hyung-nya yang masih berada di meja makan. Hari ini cuaca begitu cerah bahkan sinar matahari sudah tampak menerangi bumi. Tapi tidak untuk Kyuhyun, ia bukan sedang bergaya mengenakan sweater itu, ia merasa kurang sehat pagi ini, mungkin karena kehujanan kemarin sore.

Tak ada ucapan ‘hati-hati’ yang ia dengar dari ke dua hyung-nya. Ia melenggang keluar rumah dan menyetop taksi yang kebetulan lewat depan rumahnya. Air mata sekali lagi membasahi pipi yang terlihat dua kali lebih pucat dari biasanya itu. “game center, ajjhusi!!” ucap Kyuhyun mantap, hanya satu tempat itu yang membuat pikirannya teduh dan beban yang ada di pundaknya hilang.

“tapi nak, ini jamnya sekolah bukan??” kata supir taksi itu melirik kyuhyun dari balik kaca spionnya.

“aku sedang malas sekolah. Tolong antarkan aku kesana!!” Kyuhyun menyenderkan bahunya dan memejamkan matanya. Supir taksi hanya bisa menuruti keinginan Kyuhyun dan melajukan mobilnya menuju game center.

Jam masih menunjukkan pukul delapan, dan game center belum buka. Kyuhyun memutuskan mencari tempat makan untuk mengganjal perutnya yang meminta di isi. Kalau di ingat-ingat, terakhir kyuhyun makan yakni jajangmyeon yang di belikan Sungmin kemarin.

Kyuhyun memutuskan untuk memasuki toko kue yang berada tak jauh dari game center yang hanya berjarak beberapa blok saja. Ia mengambil posisi di pojok ruangan setelah membeli cake vanilla dan segelas susu coklat. Kemudian memakannya perlahan. ‘ini cake kesukaan Leeteuk hyung, dan susu coklat ini kesukaan Donghae hyung’ gumanya sendiri, ia mencoba menelan makanan itu walau ia tahu ia tidak menyukainya. Dan susu adalah daftar minuman yang berada di list-nya yang paling akhir.

Saking asiknya, kyuhyun sampai lupa waktu. Ia sudah menghabiskan waktu selama berjam-jam di game center tanpa makan dan minum. Enggan rasanya ia pulang kerumah, dan melihat pemandangan kedua hyung-nya yang sama sekali tidak menyukainya. Sakit rasanya apabila kau di perlakukan oleh orang yang kau sayangi bukan?? Itulah yang di rasakan oleh Kyuhyun.

—(Beautiful) Rainy Day—

yeoboseyo?” jawab Leeteuk menerima panggilan telpon rumahnya yang berbunyi. “oh Sungmin-ah ada apa??”

hyung, apa Kyunnie sakit?? Ia tak masuk sekolah hari ini.’ Tanya Sungmin dari sebrang telpon.

“apa? Kyuhyun tidak masuk sekolah? Ia tadi pagi berangkat sekolah kok.” Jawab Leeteuk, mengingat Kyuhyun pergi ke sekolah tadi pagi.

‘oh begitu ya. Apa Kyuhyun-nya ada di rumah hyung?”

ani, Kyuhyun belum pulang.”

‘ya sudah gomawo ya hyung.’

ne sama-sama.”

 

“Hae, apa kau tahu Kyu pergi kemana? Ini sudah malam dan dia belum pulang dan tidak masuk sekolah.” Tanya Leeteuk pada Donghae yang tengah menonton tivi di ruang tengah.

“tidak tahu hyung, biarkan saja. Nanti juga pulang sendiri!!” jawab Donghae acuh. Leeteuk memasang raut khawatir, walau ia malas berurusan dengan Kyuhyun tapi ia tetaplah adiknya.

“Hae ayo kita cari dia di game center, feeling ku ia berada disana sekarang.”

“malas ah hyung. Hyung saja!!”

“Park Donghae!!”

ne, ne arasseo hyung!! Kajja.”

hyung itu bukannya Kyuhyun ya.” Tunjuk Donghae pada namja yang tengah memeluk tubuhnya sendiri di halte bus yang sepi, hanya ada dia seorang yang sedang menunggu bus yang lewat.

“iya kau benar Hae, itu memang Kyuhyun.” Leeteuk membenarkan dan memutar balik mobilnya karena halte tersebut berada di seberang jalan.

Saat mobil yang di tumpangi Donghae dan Leeteuk mendekati halte, bisa mereka lihat Kyuhyun tergeletak di aspal yang dingin tepat di depan bangku halte tempat Kyuhyun duduk tadi. Dengan panic Donghae dan Leeteuk turun dan menghampiri Kyuhyun.

“Kyu!!” panggil Donghae sambil menepuk pipi Kyuhyun yang dingin. Mata Kyuhyun tertutup sayu, bibirnya bergetar karena dingin dan terlihat membiru. Tubuhnya menggigil sambil meringkuk memeluk tubuhnya. Donghae mengangkat tubuh Kyuhyun dan menggendongnya di punggung. Leeteuk membuka jaket yang ia kenakan dan memakaikannya pada Kyuhyun.

“dia demam Hae!!” ucap Leeteuk. Andai Kyuhyun bisa melihat dan mendengar saat itu, ia pasti akan tersenyum bahagia. Bahwa kedua hyung-nya masih sangat memperdulikannya. Hanya ke-egoisan yang masih menutup hati kedua hyung-nya itu untuk memperlihatkan kasih sayangnya pada Kyuhyun. Ini sudah berlangsung sejak empat tahun lalu, setelah suatu musibah membuat Donghae dan Leeteuk menutup mata mereka untuk Kyuhyun.

 

–Flashback–

“omma!! Omma, jangan tinggalkan aku.” Isak Kyuhyun di depan peti mati, tempat jasad ommanya di semayamkan sebelum di makamkan.

“apa kau bilang? Dia bukan omma-mu Kyu!! Kau hanyalah anak haram dari rahim ibumu sendiri!!” marah Leeteuk sambil mendorong tubuh Kyuhyun agar menjauh dari peti mati itu.

“mian hyung!!” teriak Kyuhyun menahan tangis.

“kau masih bisa bilang mian, setelah merenggut nyawa omma kami!!” kali ini Donghae yang menghardik Kyuhyun. Matanya penuh amarah saat ia berkata itu. Kyuhyun hanya tertunduk, menatap kakinya tak berani menatap Donghae.

“andai saja omma tak mencarimu ke taman, kami tak akan kehilangan omma kami, Kyu!!”

“mian hyung. Mian!!”

“cih!!”

–Flashback End–

 

omma!!” Kyuhyun membuka matanya. Peluh membanjiri tubuhnya. Meninggalnya omma-nya dengan bersimbah darah hadir di mimpi Kyuhyun. “Bibi Jung, kenapa aku ada disini??” Tanya Kyuhyun bingung, ia mendapati dirinya sudah berada di ranjangnya. Dan Bibi Jung berada di samping ranjangnya.

“kau bermimpi buruk, Kyu?” Bibi Jung menyeka keringat Kyuhyun dengan handuk hangat yang ada di tangannya. Kyuhyun mengangguk. “tadi Donghae dan Leeteuk membawamu pulang dalam keadaan pingsan. Mereka panic sekali, sampai memanggil dokter dan menelpon appa-mu yang masih berada di Kanada.” Kyuhyun tersenyum pada Bibi Jung, ia tahu hyung-nya masih sayang padanya. Walau ia adalah pembunuh omma mereka.

“kau jangan bersedih terus Kyu, hyung-mu itu sebenarnya sayang sama kau, tapi ego mereka membuatnya tak bisa memberikan kasih sayang itu secara langsung.” Ucap Bibi Jung lagi.

“Bibi Jung, bolehkah aku memelukmu.” Tanya Kyuhyun malu-malu. Tanpa ia sangka Bibi Jung merentangkan tangannya dan memeluk Kyuhyun. Kyuhyun membalas pelukan itu. “hangat, seperti pelukan omma!! Aku belum pernah di peluk omma kandung-ku, Bi!!” Kyuhyun bergumam parau. Walau Bibi Jung hanyalah pelayan di rumahnya, tapi ia mengangap Bibi Jung adalah omma-nya sendiri.

Kyuhyun memang belum pernah bertemu dengan omma kandung-nya. Omma-nya adalah selingkuhan dari appa-nya dan meninggal saat melahirkan Kyuhyun. Dengan senang hati omma Donghae dan Leeteuk merawat Kyuhyun dengan penuh kasih sayang, begitu pula ke dua hyung-nya.

—(Beautiful) Rainy Day—

Hari ini adalah hari sabtu, yang berarti sekolah libur dan Kyuhyun bisa sepuasnya bersantai dan bermain game sepuasnya. Tak hanya itu, hari ini adalah hari special baginya, karena hari ini adalah hari ulang tahunnya yang ke-17. Ia tak berharap ulang tahunnya di rayakan, namun ia berharap ke dua hyung-nya ingat hari ulang tahunnya.

Jam sudah menunjukkan pukul dua siang dan Kyuhyun masih tetap asik dengan PS-nya di ruang tengah, memblokir tivi untuknya sendiri. Kedua hyung-nya masih belum menampakkan batang hidung mereka, padahal Kyuhyun sudah menunggu kedatangan ke dua hyung-nya itu.

Di luar hujan turun, bisa di lihat dari ruang itu melalui jendela yang tak tertutup tirai. Lagi-lagi Kyuhyun menyunggingkan senyumya. Tampaknya namja satu ini sangat mengidolakan hujan. Dan harapannya terkabul, Donghae dan Leeteuk datang dan langsung duduk di sofa dekat Kyuhyun.

“Bibi Jung, kemana??” Tanya Donghae yang tidak jelas berkata pada siapa.

“Bibi, belanja hyung.” Jawab Kyuhyun, ia mengerti maksud Donghae. Siapa lagi yang ia tanya kalau bukan dirinya, Donghae hanya tidak mau memanggil nama Kyuhyun.

“kyu!!” suara Leeteuk terdengar. Kyuhyun menoleh dengan mata berbinar-binar. Untuk pertama kalinya dalam empat tahun belakangan, ada yang menyebut namanya lagi. Ingin rasanya Kyuhyun berlonjak girang, namun ia tahan.

“kenapa hyung?” Tanya Kyuhyun seraya tersenyum manis.

“tolong belikan kami makanan, aku lapar. Kau mau tidak Hae?”

“hmm boleh..”

“ya sudah beli bibimbab dua porsi, kalau kau mau kau bisa beli satu. Tokonya ada di ujung blok ini kau tahu kan??”

“ya aku tahu hyung. Segera!! Aku pergi.”

“hei kau tidak membawa payung? Pakai mobilku saja kalau begitu!!” teriak Leeteuk.

“tidak hyung gomawo!! Aku jalan kaki saja, lebih enak kalau hujan-hujanan!!”

—(Beautiful) Rainy Day—

Saking senang-nya Kyuhyun berlari menuju toko yang menjual bibimbap di ujung blok. Ia ingin menyenangkan kedua hyung-nya dengan membelikan makanan yang mereka minta dan membelinya secepat yang ia bisa. Terlebih hujan turun membuatnya tambah semangat berlari di bawah guyuran hujan.

Susah payah Kyuhyun mengatur nafasnya yang tak beraturan saat ia sampai di rumah dengan membawa plastic makanannya. Udara yang dingin di tambah tubuhnya yang basah kuyup membuatnya semakin sulit bernafas. Paru-paru-nya terasa membeku dan jantungnya seperti tidak bisa memompa darah untuk mengalirkan oksigen ke seluruh tubuh.

hyung, ini pesanannya!!” Kyuhyun menyerahkan plastic itu ke Leeteuk.

gomawo!!” Leeteuk menerima plastic dari tangan Kyuhyun dan mulai untuk memakannya. “Hae ayo makan!!”

Kyuhyun segera berlari menuju ke kamar-nya mencari inhaler untuk membantu pernafasannya. Sial, ia sudah mengaduk-aduk isi laci di samping ranjangnya namun barang yang di cari tak kunjung ketemu. Ia mulai mengingat-ingat kapan ia terakhir memakainya. Kyuhyun segera ke ruang tengah lagi dimana Donghae dan Leeteuk sedang menikmati makanan yang ia beli tadi.

hyung, kau lihat inhaler-ku tidak??” Tanya Kyuhyun panic. Ia harus cepat mendapatkan pasokan oksigen.

“tidak Kyu!! Inhaler yang mana?” Leeteuk menjawab pertanyaan Kyuhyun. “kau masih belum mengganti bajumu Kyu?” Tanya Leeteuk balik.

“nanti hyung!! Aku harus… men..cari inhaler..ku!!” ucap Kyuhyun sedikit tersendat karena minim pasokan oksigen.

“tadi malam aku menemukannya di bawah sofa dan sudah aku buang di tong sampah yang berada di dapur!!” jawab Donghae santai. Tanpa pikir panjang, Kyuhyun segera melesat ke dapur. Menumpahkan tong sampah itu ke lantai membuat isinya berserakan.

Bibi Jung yang sudah pulang dari belanja dan sedang memasak itu terheran-heran melihat Kyuhyun mengais sampah itu. “Kyu kau cari apa sih??”

“aku.. men..cari..inhaler-ku.. yang..di.buang Donghae..hyung!!” Kyuhyun memegangi dadanya yang naik turun.

omo!! Kyu, asma-mu kambuh??” panic Bibi Jung setengah berteriak, ia berjongkok membantu Kyuhyun mencari inhaler tersebut. Ketemu, Bibi Jung membantu Kyuhyun menggunakannya. Nafas Kyuhyun berangsur normal walau masih terasa berat.

Donghae dan Leeteuk berlari menuju dapur setelah mendengar teriakan Bibi Jung dan mendapati Kyuhyun terduduk lemas di dekat tong sampah. “Kyu, kau tidak apa-apa?? Apa inhaler itu punyamu, mian aku tidak tahu dan asal membuangnya ke tong sampah.” Donghae bersuara, ia merasa bersalah atas kelakuannya pada Kyuhyun.

“sejak kapan kau menderita asma, Kyu?? Kami tidak mengetahui itu.” Bukannya menjawab Kyuhyun malah menangis, ia terharu ke dua hyung-nya berbicara padanya dan menyebut namanya. Ia tak peduli kalau detik ini juga ia tidak bisa bernafas lagi, yang penting ia bisa mendengar hyung-nya memnanggil ‘kyu’ pada dirinya.

“kalian tidak tahu? Kyuhyun sudah menderita asma hampir empat tahun.” Jawab Bibi Jung yang di respon dengan keterkejutan ke dua hyung-nya itu. Hyung macam apa yang tidak tahu kalau adiknya sakit dan kalau saja bukan karena ketelodaran Kyuhyun yang lupa menaruh inhaler-nya, mungkin ke dua hyung-nya itu tak akan pernah mengetahuinya.

“kita kerumah sakit, Kyu!!” ajak Leeteuk.

“ti..daak..usah..hyung!!aku..sudah..ba..ikan..kok!!” jawab Kyuhyun dengan nafas yang berat.

“jangan menolak Kyu. Cepat!!” Donghae menggendong Kyuhyun di punggungnya. Kyuhyun tersenyum di sela-sela rasa sakitnya.

—(Beautiful) Rainy Day—

Hujan masih mengguyur kota Seoul siang itu, dan mobil yang di tumpangi Kyuhyun, Donghae dan Leeteuk terjebak di lampu merah. Kyuhyun memandangi keadaan di luar jendela mobilnya. Matanya berubah panic saat melihat yeoja kecil menyebrang jalan sendirian tanpa pendamping, dan di pinggir jalan sang omma meneriaki nama yeoja kecil itu sambil menangis.

Kyuhyun keluar dari mobil dan berlari kearah yeoja kecil itu, ia tak mempedulikan panggilan ke dua hyung-nya saat ia memutuskan untuk keluar dari mobil. Naas, sebuah truck melintas dan “braaak” suara yang sama dan di saat yang sama, yakni hujan terdengar sangat jelas. Yeoja kecil itu berhasil selamat dan kini ia ada di pelukan omma-nya yang menangis histeris.

Leeteuk dan Donghae menatap nanar tubuh adiknya yang bersimbah darah di jalan yang terguyur hujan. Baju yang belum kering sempurna itu kini kembali basah. Sambil menahan sakit, Kyuhyun tetap tersenyum. Pandangannya mulai memburam namun sekuat tenaga ia menahan agar matanya tetap terjaga untuk melihat ke dua hyung yang sangat ia sayangi itu.

hyung!! Jangan menangis.” Ucap Kyuhyun, ia mengangkat tangannya yang berlumuran darah. Mencoba mengusap air mata di kedua pipi hyung-nya itu. “aku ingin membalas hutangku pada kalian hyung!! Aku membayarnya dengan nyawaku. Semoga hyung tidak membenci-ku lagi.” Kyuhyun masih tersenyum walau senyumnya itu terlihat sangat miris.

“jangan bilang seperti itu, Kyu!! Hyung tidak membecimu.. bertahanlah!!” Donghae ingin menggendong tubuh Kyuhyun tapi Kyuhyun menolak dengan menarik tangan Donghae dan Leeteuk, menyatukannya bersama tangannya.

Lucky Me. Aku bisa memegang tangan kalian, walau hanya sebentar. Hyung maafkan aku, aku tidak bermaksud membuat omma pergi meninggalkan kalian. Percayalah, aku sayang sekali sama omma dan terutama kalian berdua hyung. Jangan benci aku lagi, aku mohon!!” Kyuhyun menatap lekat kedua hyung-nya satu persatu.

“Beautiful rainy day. Hari ulang tahun-ku kali ini sungguh berkesan.” Gumam-nya lirih. “selamat tinggal hyung..” Kyuhyun menutup matanya untuk selama-lamanya dengan senyum terkembang di wajah pucatnya.

“Kyunnie!! Maafkan hyung, saengil chukkae.” Leeteuk berurai air mata, sungguh menyesali perbuatannya selama ini bahkan tidak ingat hari lahirnya.

“Kyuhyun, buka matamu!! Hyung janji akan selalu menyayangimu!!” teriak Donghae membuat orang–orang yang melihat kejadian itu miris.

—(Beautiful) Rainy Day—

RIP

Cho Kyuhyun

 

Duka masih menyelimuti keluarga Park, sanak saudara serta kerabat. Donghae dan Leeteuk masih belum percaya atas meninggalnya adik mereka, Cho Kyuhyun. Mereka sudah memaafkan Kyuhyun dan mengiklaskan kepergiannya untuk selamanya..

 

FIN….

86 Comments (+add yours?)

  1. oliviachoi07
    Feb 19, 2013 @ 11:09:12

    Huweeeeeeeee (T___T)
    Daebakkkk,,,,sungguh menguras hati dan air mata….. *mewek di pelukan Siwon*
    Nyeseekkk bgt…. Kyu Oppa andweeeeeee….please don’t go…..
    5 jempol buat author missdorky yg sukses ngebuat orang yg baca nih FF pada nangis…..

    Reply

  2. Starlit
    May 06, 2013 @ 08:34:20

    Waaa… Sedih banget Kyu! Kenapa di saat dapetin perhatin hyung-hyung-nya, dia harus pergi?
    Nice story.

    Reply

  3. angelcityha
    May 13, 2013 @ 21:08:49

    Huuwwaaa. . .hiks. .hiks. .hiks. .Bner2 bkin nyesekk bgt T_T
    Sungguh mlangny nsib mu Kyuppa😥

    Reply

  4. riez_kyumin
    May 17, 2013 @ 16:57:31

    kyaaaaaa..chingu ff mu bkin aq nangis..hik..hiks..
    heran deh aq sll nangis klo bca ff kyu yg menderita gtu..T_T

    Reply

  5. sicca
    May 26, 2013 @ 18:52:11

    *speechless deh.. semua ff yaang genrenya sad.. bener” sad banget waktu bacanya.. hebat… authorr jjang deng😀

    Reply

  6. siskasparkyu
    Jun 11, 2013 @ 08:36:15

    Thor aku nagis nih….ganti rugi gak air mataku

    Reply

  7. qian
    Jun 26, 2013 @ 11:23:29

    author jagoan bisa bikin aku nangis..

    Reply

  8. niajung
    Jul 09, 2013 @ 08:59:27

    daebak, author-sshi…
    hikss ..
    ff ini sukses membuatku menangis .. hikss T.T

    Reply

  9. kim min soo
    Jul 30, 2013 @ 19:17:18

    hueh… Nyesek…
    Kyu ngenes amat yah nasib nya ? T.T

    Reply

  10. aimichi
    Aug 19, 2013 @ 18:42:23

    hiks hiks……………. kyuhyun oppakuuuuuuuuu
    salam kenal author-sshi…
    waktu ngubek-ngubek (?) google nyari ff brothership… ketemu ini….
    ayoo buat lagi.. tapi buat kyuhyun oppa happy end ya? gak tega… (T.T)

    Reply

  11. Diah Eka
    Sep 02, 2013 @ 15:11:56

    ah ceritanya bikin nyeseeeeekkkkk… kyuhyun oppaaaaa…..

    Reply

  12. sasa
    Oct 16, 2013 @ 06:50:47

    sedih..ceritanya..kyuhyun..meninggal!

    Reply

  13. eka tiara putri
    Apr 07, 2014 @ 00:10:00

    salam kenal , aku putri dan baru pertama kalinya baca fanfic di blog ini ..

    buat beutiful rainy day
    sumpah ini tuh sedih banget kena banget di hati dan gak berenti nangis mikirin kyu😦

    Reply

  14. sabrina
    Jul 29, 2014 @ 18:36:30

    di seoul ketemu sm kibum kan…kan..?…

    Reply

  15. Nitha Gaem Gyu
    Oct 11, 2014 @ 20:10:57

    mianhaeee baru comeenntt *bow
    aku baru nemu fict ini T.T
    ya ampun sedih banget demi apa baca fict ini T.T
    Kyuuuuu baru dapet perhatian dari hyungnya malah………………
    Kyunieee T.T

    aku juga suka hujan lho *gak nanya😀

    Reply

  16. Sofa1013
    Feb 05, 2015 @ 18:01:48

    Kyu kasihan😥
    Teukie & Hae juga kejem banget sama Kyu😥
    Fanfic ini berhasil membuatku meneteskan air mata *cieeeee*
    Good job!😀
    Salam reader baru😀

    Reply

  17. Yulia Fernanda
    Jun 27, 2015 @ 15:47:13

    Aaaa sad endinggg T.T kasian bgt kyuuuu

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

@fanfict_palace

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

Memories

February 2012
M T W T F S S
« Jan   Mar »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
272829  
%d bloggers like this: