[Fanfiction] Our Love Story (Chap 2 – New Life Begin)

 

Tittle               : Our Love Story – New Life Begin

Length             : Multi chapter – chapter 2

Author             : missdorky & littleyounghae

Cast                 :

–     Lee Donghae

–     Cho Kyuhyun

–     Park Eunyoung (OC)

–     Lee Younghyun (OC)

–     etc^^

Genre               : Romance

Rated               : PG 17

Notes               : FF ini merupakan project kolaborasi pertama dari dua admin di blog ini. FF ini dimaksudkan untuk menunjukan cara kami dalam berimajinasi dan menuangkannya ke dalam sebuah cerita…^^ Enjoy and feel the story… Happy Reading, don’t forget to give comments and We will appreciate it… ^^

 

……a light like a spirit come to fill my soul which is almost gone… You come in the right time and changed my whole life… Then I know, you’re the right person for me… Could you make me to be a part of your life?? Saranghae… and new life has begin… just us, you and me……

 

Donghae menggenggam erat tangan Eunyoung dengan tangan kirinya, dan salah satu tangannya lagi membawa tas berukuran sedang dan boneka nemo besar berwarna orange terapit di lengannya. Donghae tersenyum riang memasuki rumahnya yang tampak sepi. Jelas sepi, karena dia hanya tinggal sendiri di Korea, sedangkan orang tuanya dan hyung-nya tinggal di Jepang mengurus perusahaan keluarga.

Eunyoung tidak memperlihatkan ekspresi apapun namun matanya sedikit bergerak mengamati lingkungan baru di sekitarnya. Donghae yang melihat pergerakan matanya mengamati benda, menghentikan langkahnya sebentar.

“Ini rumahku, kau suka? Semoga kau suka di sini…” Donghae melanjutkan langkahnya dengan senyuman cukup lebar karena baru pertama kali dia membawa Eunyoung ke rumahnya, Eunyoung memberikan kejutan pertamanya.

Donghae membawa Eunyoung ke kamar tepat di sebelah kamarnya. Dia lalu mengarahkan Eunyoung untuk duduk di sisi ranjang dengan spraei warna pink yang sebenarnya warna yang sangat Donghae benci.

“Eunyoung ssi… ah, apa aku boleh memanggilmu sedikit tidak formal? ….. Eunyoung-ah.. mulai saat ini, kamar ini menjadi milikmu. Kau suka?” Donghae berlutut, menyetarakan posisinya agar dia dapat menatap lekat ke dalam mata Eunyoung, sekali lagi dia berharap Eunyoung merespon apa yang dia bicarakan. Namun belum untuk saat ini, Eunyoung kembali menatap kosong ke arah Donghae dalam diam.

“Aku tahu kau akan menyukainya. Oke, Aku akan menyiapkan makan malam, nanti Younghyun dan Kyuhyun akan ke sini untuk melihatmu. Oh, iya, aku juga membawa nemo… Beristirahatlah sebentar, nanti kalau Yunghyun dan Kyuhyun sudah datang akan ku beritahu…” Donghae membantu Eunyoung merebahkan dirinya di ranjang, lalu meletakan boneka nemo besar di sampingnya. Kejutan kedua dari Eunyoung, dia mendekap nemo disampingnya tanpa perlu dibantu sebelumnya untuk menyentuhnya. Donghae yang melihatnya kembali melukis senyum di bibir tipisnya lalu berlalu menuju dapur.

Tidak beberapa lama kemudian, bel rumah Donghae berbunyi, Donghae yang tengah sibuk menata makanan di meja segera menuju pintu rumahnya untuk membuka pintu.

“Hyunnie, Kyu… masuklah… aku masih menyiapkan makan malam”

Oppa, kau memasak?” tanya Younghyun

“Hanya masakan cepat dan mudah, pasti kalian juga makan malam di sini kan?” jawab Donghae sambil kembali menata makanan di meja.

“Kenapa tadi kau tidak bilang, aku dan Hyunnie bisa membeli makanan dulu sebelum ke sini” Kyuhyun mendekat ke arah meja makan dan membantu Donghae menyiapkan mangkuk dan nasi. Younghyun yang melihat hanya tersenyum melihat para namja berubah menjadi penguasa dapur dan meja makan.

Oppa, aku ke kamar Eunyoung dulu ya…” Younghyun meninggalkan kesibukan para namja itu lalu beralih menuju kamar Eunyoung.

Eunyoung masih mendekap erat boneka nemo di dadanya dan seperti biasa dia tidak menyadari siapa yang mendekat menghampirinya.

“Eunyoung-ah, apa kau suka di sini? Donghae oppa pasti akan merawat mu dengan baik” Younghyun menatap Eunyoung dan mengelus lembut rambutnya, matanya berkaca-kaca karena seketika ia mengingat kembarannya Younghee.

“Aku yakin kau pasti bisa pulih… kami semua menyayangimu Eunyoung-ah…” Younhyun kembali mengelus rambut Eunyoung dan kini setetes air mata jatuh di sudut matanya.

“Hyunnie.. makanan sudah siap, ayo kita makan dulu, nanti makanannya dingin” Donghae muncul di depan pintu kamar menghentikan sedikit kesedihan Younghyun. Younghyun menatap Eunyoung kembali dan kemudian bergantian menatap Donghae mengisyaratkan sebuah pertanyaan.

“Tenanglah… nanti akan ku ajak Eunyoung makan malam bersama kita. Eunyoung-ah, sebentar, aku cuci tangan dulu ya? Nanti aku kembali menjemputmu menuju meja makan…” Donghae dan Younghyun keluar dari kamar Eunyoung, meninggalkan Eunyoung sendiri yang masih mendekap nemo miliknya. Tanpa Younghyun dan Donghae sadari, mata Eunyoung basah dan dari sudut matanya setetes airmata mengalir melalui pipinya.

Sesuai janjinya, Donghae kembali ke kamar Eunyoung dan dengan menggenggam tangan Eunyoung, ia membimbingnya menuju meja makan. Di meja makan, Younghyun dan Kyuhyun sudah duduk manis menyambut kedatangan Eunyoung dengan senyuman. Donghae membimbing tubuh Eunyoung duduk di kursi dan dia lalu duduk di sebelahnya.

“Kau suka apa Eunyoung-ah? Untuk pertama kali ini, aku buatkan kau bubur tidak apa kan? Kau harus makan dengan baik agar kau pulih. Lain kali aku akan membuatkan makanan yang kau minta, oke?” ucap Donghae sambil menyuapkan bubur pada Eunyoung. Eunyoung sudah berkembang dengan baik, kini dia sudah mau makan dan terlihat tenang ketika sedang makan.  Younghyun tersenyum terharu melihat perlakuan Donghae pada Eunyoung.

Oppa, sini biar aku yang menggantikan menyuapinya. Kau bahkan belum sedikitpun menyentuh makananmu” Younghyun kemudian mengambil alih mangkuk dan sendok dari tangan Donghae dan menarik kursi di sebelah Eunyoung.

“Betul kata Hyunnie, kau masih ingat persyaratan kita kan?” Kyuhyun menambahkan, membuat Donghae mau tidak mau mulai menyentuh makanannya. Sebenarnya malam itu, Donghae tidak nafsu makan, bahkan dia tidak berniat untuk makan malam. Donghae mulai makan dengan lahap mengingat dua orang dokter di hadapannya pasti sudah siap dengan ceramah kesehatan kalau dia tidak menuruti keinginannya. Kyuhyun dan Younghyun tersenyum puas melihat Donghae makan dengan cukup baik, menghilangkan sedikit rasa khawatir akan kondisi Donghae belakangan ini.

Makan malam hari itu sungguh berbeda, terutama bagi Eunyoung. Kyuhyun, Younghyun dan Donghae begitu terlihat memberikan perhatian yang lebih pada Eunyoung. Selesai makan malam Eunyoung kembali dibawa Younghyun dan Donghae menuju kamarnya. Kyuhyun dengan senang hati membantu merapikan meja makan. Merasa kasihan pada tunangannya, Younghyun lalu kembali menuju dapur untuk membantu Kyuhyun dan meninggalkan Donghae dan Eunyoung berdua di kamar.

“Eunyoung-ah, malam ini kau makan dengan baik. aku yakin sebentar lagi kau akan pulih. Oh,iya, kau sepertinya begitu menyukai nemo ya? Mmm… sepertinya dia juga menyukaimu..” Donghae tersenyum sambil menghadapkan boneka nemo ke hadapan Eunyoung. Lalu membantu Eunyoung untuk merebahkan diri dan tidak lupa meletakan nemo didekapannya. Dipandangnya Eunyoung dengan seksama, entah apa yang dia rasakan dalam hatinya.

“Tuhan, apa yeoja ini sudah membuatku jatuh cinta?” batin Donghae. Lalu seketika Donghae meringis kesakitan, lagi-lagi dia merasakan sakit yang luar biasa di bagian perutnya. Dia sedikit berlari menuju kamar mandi, Kyuhyun dan Younghyun yang baru saja selesai mencuci piring juga ikut berlari kecil mengikuti Donghae. Namun telat, Donghae sudah terlebih dulu menutup pintu kamar mandi.

“Donghae oppa, Gwenchana?? Apa yang kau lakukan di dalam?? Apa terjadi sesuatu?” Younghyun terus mengetuk pintu kamar mandi dengan cemas.

“Hae, kau tidak apa-apa? Bodoh! Kau pasienku, dan aku, dokter mu di sini, kenapa malah kau tutup pintu hah?” Kyuhyun juga tidak kalah cemas mendengar suara Donghae yang muntah di dalam.

Tidak lama, suara air kran terdengar sepertinya Donghae sudah selesai dengan kegiatan di dalam kamar mandi. Dan dengan santainya, Donghae membuka pintu lalu tersenyum ke arah Kyuhyun dan Younghyun.

Gwaenchana... hanya sedikit mual…” lagi-lagi Donghae dengan santai menjawab. Younghyun dan Kyuhyun terlihat sangat cemas.

“Bodoh!! Sini biar aku periksa!!” Kyuhyun dengan sedikit kesal menarik Donghae ke arah sofa ruang tengah, Younghyun dengan sigap masuk ke dalam kamar Donghae mencari tas kerja Donghae bermaksud mengambil stetoskop untuk Kyuhyun.

Aisssh,, sudah ku bilang tidak apa-apa!!” Donghae bangkit dari duduknnya menuju dapur dan meminum segelas air putih.

“Oke… aku dan Younghyun akan menginap malam ini!! Titik . dan kau harus menuruti semua perintahku, tanpa terkecuali!!” Kyuhyun menekankan dengan tegas setiap ucapannya dan itu membuat Donghae cukup merinding mendengarnya. Younghyun juga tidak kalah cemas menatap Donghae yang masih dengan santai sambil tersenyum ke arahnya.

—————^New Life Begin^—————

Dua minggu berlalu, Donghae kini sudah kembali menjalani aktivitasnya sebagai dokter di rumah sakit. Selama dua minggu ini, Donghae dengan telaten merawat Eunyoung di rumah, mulai dari bangun pagi, mandi, makan sampai tidur kembali di malam hari. Donghae mulai merasakan hal lain di hatinya, perasaan itu muncul seketika dan semakin dalam saat mereka bersama. Hari ini Donghae membawa serta Eunyoung ke rumah sakit, melalui persetujuan pemilik rumah sakit, appa nya Kyuhyun. Selain itu, Donghae juga masih belum bisa meninggalkan Eunyoung sendiri di rumah, setidaknya kalau di rumah sakit ada Younghyun dan Kyuhyun yang ikut membantu menemaninya. Perubahan Eunyoung cukup cepat, sekarang dia sudah bisa mengerti apa yang dibicarakan oleh Donghae, Younghyun dan Kyuhyun, namun belum mampu mejawabnya dengan kata-kata. Selain itu Eunyoung sudah mampu melakukan kegiatan pribadinya sendiri seperti makan, mandi, ke toilet dan memakai baju.

Tiba di rumah sakit, Eunyoung yang belum terbiasa bertemu dengan orang banyak, memperlihatkan wajah takut dan terus bersembunyi dibalik tubuh Donghae. Maklum selama dua minggu ini orang yang dia temui hanya Donghae, Younghyun dan Kyuhyun.

“Eunyoung-ah, mianhae.. aku harus membawa mu ke sini. Nanti Younghyun akan menemanimu di sini. Kau tidak keberatan kan? ” Eunyoung merespon dengan menatap Donghae lalu kemudian mengangguk pelan. Donghae tersenyum melihatnya dan mengusap lembut rambut Eunyoung.

Younghyun menyambut kedatangan Eunyoung dengan pelukan hangat, begitulah Younghyun dan Eunyoung sekarang. Younghyun sudah menganggap Eunyoung sebagai saudara kandungnya sendiri. Di sampingnya, Kyuhyun tersenyum kecil melihat keakraban keduanya meskipun Younghyun yang lebih dominan, setidaknya kini Eunyoung mereka, sudah lebih baik dari sebelumnya.

“Hyunnie… aku titip Eunyoung ya? Hari ini aku mulai kembali menjadi dokter dengan pasienku yang cukup banyak”

“Titip? Kau pikir Eunyoung punya-mu, dr. Lee?” ucap Kyuhyun ketus namun dengan nada sedikit bercanda.

“Ah, iya, maksudku, bantu aku menjaganya selama aku bekerja..” ucap Donghae sambil mengusap belakang rambutnya

“Tentu, oppa... Eunyoung itu seperti keluarga bagiku, aku pasti menjaganya dengan baik” ucap Younghyun sambil merangkul bahu Eunyoung.

“Sudah, dr. Lee kau harus mengotrol beberapa pasienmu kan? Eunyoung pasti aman bersama tunanganku yang cantik ini.” Kyuhyun melirik Younghyun lalu mengerlingkan sebelah matanya dan disambut senyuman manis diwajah Younghyun.

“Eunyoung-ah, aku hanya sebentar mengontrol pasienku, dan akan menemuimu lagi sebelum jam makan siang. Nanti kita makan siang bersama, oke?” Donghae menatap mata Eunyoung dan respon baik kini diperlihatkan Eunyoung. Eunyoung mengangguk perlahan, lalu bibirnya membentuk senyuman indah diwajahnya dan yang tidak disangka, Eunyoung membelai pipi Donghae. Ketiga orang dokter itu cukup terkejut atas apa yang di lakukan Eunyoung. Donghae meraih tangan Eunyoung dan menggenggamnya erat.

“Kau tahu? Tangan ini… membuatku lebih bersemangat… Gomawo!” Donghae kembali menatap lekat Eunyoung.

“Ehmm… dr. Lee Donghae, haruskah aku menarikmu … hhh… aku seperti melihat adegan romantis di film. Jagi.. kenapa kita tidak melakukan hal yang sama setiap pagi?” Kyuhyun lagi-lagi melirik Younghyun sambil tersenyum penuh makna.

isssh itu sih maumu dr. Cho..!! sudah kau juga kembali berkerja.. ayo Eunyoung-ah kita tinggalkan dua namja gombal ini..” kikuk Younghyun sambil merangkul Eunyoung dengan tangan kanannya. Sebenarnya ia hanya ingin menghindar dari namja bermarga Cho itu. Bersisisan dengan Eunyoung, Younghyun mengibaskan tangan kirinya di depan wajahnya dan sibuk mengatur nafas karena tiba-tiba panas menyerang wajahnya.

“tunanganmu lucu sekali, Kyu. kenapa dia selalu malu saat bersamamu dan hanya memandangmu dingin. aku heran kau bisa bertahan dengan Younghyun, yaah walau begitu Younghyun manis juga.. tipe yeoja yang tidak biasa..” ucap Donghae sambil memandang dua yeoja yang mulai menjauh itu dari tempatnya berada bersama Kyuhyun.

“Haha.. aku justru suka kalau menggodanya kalau dia bersikap seperti itu… aku juga heran, Hae.. bagiku Younghyun bukan yeoja biasa, ia sanggup mengikat hatiku hanya untuknya. satu lagi, aku iri, ia memanggilmu oppa sedangkan kepadaku selalu dengan panggilan dr. Cho..” eluh kyuhyun yang lebih seperti sebuah curahan hatinya tentang yeoja yang kelak akan menjadi istrinya itu.

“ahahahaha kalau soal itu aku tidak tahu, mungkin karena aku lebih hangat dari padamu, Kyu..” Donghae mengangkat bahunya sambil tersenyum senang melihat kegalauan sahabatnya itu.

aiiish kau , Hae aku serius.. kau malah bercanda seperti ini..” dengus Kyuhyun meninggalkan Donghae sendiri di persimpangan koridor yang mereka lewati.

“aku juga serius, Kyu.. cobalah merubah sikapmu padanya..” teriak Donghae, walau ia tahu Kyuhyun tidak akan mau mendengarnya. Sahabatnya yang satu itu memang sangat keras kepala. Terlebih lagi keluarganya yang mapan membuatnya dengan mudah mendapatkan apa yang ia mau.

“Baru Younghyun yang mengambil hatimu sampai seperti ini kan, Kyu.? Ya, pasti dugaanku benar,, dan tak ubahnya salah satu pasiennya yang juga sudah mengambil hatiku sekarang..” batin Donghae sambil terus berjalan menuju ruang kerjanya..

—————^New Life Begin^—————

Younghyun dengan setia menemani Eunyoung selama Donghae bekerja. Meskipun mereka hanya berada di ruangan Younghyun, Eunyoung terlihat nyaman di sana. Tiba-tiba seorang perawat datang dengan tergesa-gesa membuka pintu ruangan Younghyun. Sontak itu membuat mereka terkejut.

“Dr. Lee.. Ada masalah, Pasien di ruang 215 tidak bisa di atasi, bahkan sekarang dia mencoba membenturkan kepalanya tanpa henti ke dinding” ucap perawat itu sambil mengatur nafasnya.

Younghyun yang terkejut sambil berpikir cepat lantas meraih jas putihnya. “Eunyoung-ah, aku hanya pergi sebentar.. Hanya sebentar, kau jangan kemana-mana, oke?” Younghyun meyakinkan Eunyoung yang masih tersudut karena takut dan terkejut akan kedatangan perawat itu.

Eunyoung masih diam, dia menatap lekat mata Younghyun, karena hanya itu yang dia lakukan kalau berkomunikasi. Younghyun mengerti Eunyoung tidak ingin ditinggal sendiri, lalu dia menyuruh perawat itu menemani EunYoung sementara.

“Eunyoung-ah, aku janji tidak akan lama, kau bisa pegang janjiku kan?” Younghyun kembali meyakinkan Eunyoung lewat matanya.

Setelah menunggu jawaban dari Eunyoung, akhirnya Eunyoung menganggukan kepalanya juga. Younghyun tersenyum dan menggenggam tangan Eunyoung erat sebelum ia benar-benar meninggalkannya.. “suster Jung yang akan menemanimu selama aku pergi..” meskipun ragu Younghyun meninggalkan Eunyoung sendiri.

“suster Jung tolong jaga Eunyoung sebentar yaa..” ucap Younghyun sambil menyambar stetoskop serta kotak yang berisi alat suntik dan obat penenang yang ia letakan di lemari samping meja kerjanya.

Sedikit berlari, Younghyun segera melesat ke kamar bernomor 215 itu. ia buka pintunya dengan sigap, benar saja apa yang dikatakan suster Jung tadi. Ruangan itu sudah tidak lagi berbentuk, serpihan barang pecah belah bertebaran di lantai.

“Sena ssi, tolong tenanglah..” Younghyun merengkuh bahu yeoja yang bernama Sena itu. alih-alih mendengarkan perkataan Younghyun, ia malah semakin intens membenturkan kepalanya ke dinding yang kini sudah berubah warna karena noda darah dari kepala Sena. Dengan sigap Younghyun menaruh telapak tangannya untuk menghalang kepala Sena agar tidak langsung menyentuh dinding.

“kumohon tenanglah Sena..” lirih Younghyun yang sudah benar-benar kewalahan menangani Sena, bahkan telapak tangannya sedah mulai nyeri akibat benturan dari kepala Sena. Terlebih lagi tangan kirinya yang ia gunakan untuk merengkuh pinggang Sena di cengkeram kuat oleh Sena membuatnya kemerahan.

Setelah mencoba terus berinteraksi dengan Sena, akhirnya Sena lelah dan ia menghentikan kegiatannya. Younghyun langsung mengambil kesempatan ini untuk memberikan obat penenang pada infuse Sena.

“tidurlah Sena ssi..” ucap Younghyun sambil menyelimuti Sena sebatas dadanya dan meninggalkan kamar rawat itu. seharusnya ia bisa kembali dengan cepat namun ia tak bisa. Semoga Eunyoung masih aman, pikirnya dalam hati.

Alangkah terkejutnya Younghyun, saat ia masuk pemandangan yang baru saja ia lalui terjadi lagi. Kali ini Eunyoung yang meronta ketakutan saat suster Jung mendekatinya. Rupanya Eunyoung masih belum bisa menerima orang baru di dekatnya.

“Suster Jung, biar aku yang menangani…” ucap Younghyun mengisyaratkan Suster Jung untuk segera meninggalkan ruangan. “Eunyoung-ah, ini aku Younghyun..” Younghyun mencoba mendekat, namun Eunyoung sepertinya masih belum sadar kalau itu benar-benar Younghyun. Ia terus merapat hingga pojok ruangan. melempari apa saja yang ada di dekatnya untuk melindungi tubuhnya yang merasa terancam karena kehadiran orang asing.

“Eunyoung-ah, ini aku..” Younghyun mengulurkan tangannya agar ia bisa menggenggam tangan Eunyoung. Namun tangannya segera di tepis oleh Eunyoung sebelum ia menggenggam tangan yeoja yang semakin ketakutan itu.

Tak berapa lama, Donghae dan Kyuhyun yang baru datangpun juga sama terkejutnya. Donghae terus mendekat perlahan ke arah Eunyoung. Tubuhnya menghantam benda-benda yang dilempar Eunyoung.

Kyuhyun yang sigap, langsung menarik tangan Younghyun. Younghyun tanpa sadar berlindung di balik tubuh Kyuhyun. “Eunyoung-ah, ini aku.. Donghae..” Donghae terus meyakinkan Eunyoung dan terus mendekat.

Perlahan jarak Donghae dan Eunyoung semakin mendekat, namun respon Eunyoung masih belum berubah. Dia berteriak, merunduk lalu terduduk di pojok ruangan. Donghae langsung meraih tubuh Eunyoung dan membawanya dalam dekapannya.

“Eunyoung-ah, ini aku, Donghae,, Lee Donghae” Donghae membimbing tubuh Eunyoung untuk berdiri tanpa melepas dekapannya. Teriakan Eunyoung berubah seketika menjadi tangisan, baru kali ini Eunyoung menangis. Donghae mengelus lembut rambut Eunyoung, tangisan Eunyoung perlahan berhenti namun masih terisak dalam dekapan Donghae.

Gwaenchana… Kau pasti terkejut bukan? Mianhae Eunyoung-ah…” Donghae belum juga melepaskan dekapannya. Younghyun yang terlalu shock juga ikut menangis dipelukan Kyuhyun. Younghyun mengalami dua kejadian sama yang hampir membuatnya kewalahan.

“Hari ini aku melihatmu menangis, aku ikut sedih Young-ah, lain kali mau kan kau memberikanku senyuman yang lebih indah dari tadi pagi?” Donghae tersenyum merasakan Eunyoung yang mulai tenang. Tiba-tiba wajah Donghae memucat, rautnya berubah menahan rasa sakit yang kembali muncul seperti biasa.

Kyuhyun yang menyadari perubahan wajah Donghae, melepas pelukannya pada Younghyun dan mendekat ke arah Donghae. Younghyun yang juga mulai sadar dan berhenti menangis, langsung mendekat dan bergantian mengambil alih Eunyoung. “Hae, apa kambuh lagi?” Tanya Kyuhyun cemas dan sudah menahan tubuh Donghae yang hampir limbung.

“Kyu.. Bawa aku keluar dari sini,, aku tidak ingin Eunyoung melihatku seperti ini..” Ucap Donghae lirih sambil meringis menahan sakit di perutnya. Kyuhyun dengan perlahan memapah tubuh Donghae ke luar ruangan sebelumnya Kyuhyun menatap Younghyun mengisyaratkan untuk menemani Eunyoung.

Setelah keluar dari ruangan, Donghae yang sudah tidak kuat menahan sakit akhirnya tidak sadarkan diri. Kyuhyun langsung mengangkat tubuh Donghae menuju UGD dan langsung memeriksanya. Younghyun dan Eunyoung masih dalam ruangan yang sudah tidak berbentuk. Eunyoung sudah sadar dan matanya mencari-cari seseorang di sekelilingnya. “Donghae oppa dan dr. Cho sudah keluar tadi, mereka ada urusan dan akan datang lagi nanti” Younghyun seperti sosok ibu dan kakak yang baik bagi Eunyoung, ucapannya tenang, meskipun di dalam hatinya dia cemas dengan kondisi Donghae.

—————^New Life Begin^—————

“Eunyoung-ah..” gumam Donghae sambil mengerjapkan matanya. Tangannya refleks menyentuh perutnya yang masih terasa sakit. “ssshhh” ia mengernyitkan keningnya.

“Hae, kau sudah sadar.. apa masih terasa sakit??” Kyuhyun yang sadar Donghae sudah bangun langsung mengambil stetoskapnya dan memeriksa Donghae. “dimana yang sakit, Hae?”

Kyuhyun mulai menekan bagian perut Donghae, menganalisa apakah sahabatnya itu menderita penyakit yang biasa menyerang bagian perut, yakni usus buntu.. namun saat Kyuhyun menekan bagian kiri perut Donghae, Donghae menggeleng.

“bukan di bagian itu sakitnya, Kyu. sudah aku harus menemui Eunyoung. aku khawatir padanya..” Donghae beranjak bangun, menghiraukan tangan Kyuhyun yang masih memeriksa bagian perutnya.

“Hae, kau belum sembuh.. ada Younghyun yang menjaga Eunyoung kau tenang saja..” tahan Kyuhyun. Lagi-lagi Donghae bersikeras untuk meninggalkan ruang UGD itu. Kyuhyun hanya bisa menggelengkan kepalanya atas kelakuan sahabatnya yang sama keras kepalanya seperti dirinya. Untung saja sebelum Donghae sadar tadi, ia sudah mengambil sample darah Donghae untuk di periksa lebih lanjut.

“oh iya Kyu, tolong jangan beritahukan Eunyoung tentang keadaanku yaa.. aku tahu walau ia tak merespon, ia pasti mengerti dengan apa yang terjadi..” ucap Donghae kemudian meninggalkan Kyuhyun yang masih mematung di tempatnya.

“baiklah, Hae.. lebih baik kau pulang sekarang.. aku akan menghubungi Younghyun untuk membawa Eunyoung ke lobi..”

gomawo dr. Cho..!!!”

Younghyun menerima panggilan dari Kyuhyun dan menyuruhnya mengantar Eunyoung ke lobi rumah sakit karena Donghae yang sudah menunggunya di sana. “Eunyoung-ah, Donghae oppa sudah menunggumu di lobi, Kajja..”

Eunyoung mengangguk, dan menggenggam tangan Younghyun erat selama menyusuri koridor. Younghyun menggenggam balik tangan Eunyoung untuk memberikan rasa nyaman pada yeoja itu.

“Eunyoung-ah..” Donghae tersenyum tipis saat Eunyoung datang bersama Younghyun. Eunyoung tanpa ragu langsung berhambur ke dekapan Donghae seakan ia sudah berpisah dalam waktu yang lama.

“kau tidak apa-apa Eunyoung-ah.. aku sangat mengkhawatirkanmu..” gumam Donghae sambil mengecup puncak kepala Eunyoung dengan penuh sayang. Eunyoung mengangguk dalam dekapan Donghae.

gomawo Hyunnie.. kajja Young-ah kita pulang..” Donghae berpamitan pada Younghyun yang mengantar Eunyoung padanya.

“ne oppa.. hati-hati di jalan yaa..” lambai Younghyun pada Eunyoung dan Donghae yang mulai menjauh.

Younghyun tersenyum melihat keduanya, tanpa sadar sepasang tangan Kyuhyun sudah melingkar erat dipinggangnya. “omo!! dr. Cho.. kau mau membuat jantungku lepas dari tempatnya apa..?” marah Younghyun sambil berusaha melepaskan tangan Kyuhyun yang melingkar manis di pinggangnya. Hampir semua orang yang ada di lobi itu memandang ke arah mereka berdua.

“Mereka saling mencintai.. Terlihat jelas bukan?” Ucap Kyuhyun. Younghyun yang merasa sedikit risih karena tangan Kyuhyun, memutar tubuhnya lalu menjauh sedikit namun masih menghadap Kyuhyun. “Tadi apa yang terjadi dengan Donghae oppa?” Raut wajah younghyun berubah cemas menatap tunangannya itu.

“entahlah.. lebih baik kita ke ruanganku untuk membicarakan ini..” lanjut Kyuhyun masih dalam posisi memeluk pinggang Younghyun.

oppa, lepaskan tanganmu atau aku akan berteriak..” tantang Younghyun, namun sepertinya Kyuhyun malah menikmati moment itu dan makiin mempererat rengkuhannya.

“semua staff di sini mengetahui kalau kau adalah tunanganku, jagi..” seringai Kyuhyun.

Younghyun yang kesal dengan langkah berat dia menerima perlakuan Kyuhyun yang merangkulnya sambil membimbingnya menuju ruangannya.

“dr. Lee Younghyun silahkan duduk…” Kyuhyun melepaskan tanganya dan menarik kursi di depan meja kerjanya mempersilahkan tunangannya untuk duduk.

“Sekarang ceritakan apa yang terjadi dengan Donghae oppa tadi? Sebenarnya apa penyakit yang dideritanya? Apa penyakitnya semakin parah?” Younghyun mengeluarkan pertanyaan bertubi-tubi dengan memasang wajah cemas.

“Hhhh… oke.. aku coba ceritakan satu-satu ya dr. Lee?” Kyuhyun menghela nafas panjang sebelum mulai menjawab pertanyaan tunangannya itu.

“Tadi, Donghae sempat meringis kesakitan saat berada diruanganmu dan dia memintaku untuk keluar dari ruangan agar Eunyoung tidak khawatir. Tapi ketika kami sudah berada di luar ruangan, Hae, tidak sadarkan diri, aku langsung membawanya ke UGD dan sempat mengambil sample darah untuk diperiksa di lab…”

“Terus hasilnya?” Younghyun sedikit tidak sabar memotong ucapan Kyuhyun.

“Hasilnya baru bisa dilihat besok atau paling lama tiga hari ke depan, semula aku mengira dia menderita usus buntu, tapi ternyata bukan, aku justru khawatir penyakitnya lebih parah dari yang kita bayangkan…. Tapi semoga saja tidak”

Oppa, aku mohon berikan Donghae oppa perawatan yang terbaik. Aku tidak bisa membayangkan kalau Eunyoung tahu tentang ini… Cuma Donghae oppa yang bisa menenangkannya saat ini” ucap Younghyun lirih, pikirannya tertuju pada Donghae dan Eunyoung, dua orang yang sangat dia sayangi.

“Ne.. itu sudah pasti. Chakamman… rasanya sudah dua kali aku mendengarmu memanggilku ‘oppa’ dan aku pasti tidak salah dengar kan?” Kyuhyun mendelikkan matanya ke arah Younghyun, sedangkan Younghyun bingung atas apa yang dikatakannya. Tanpa sadar Younghyun memanggil tunangannya ‘oppa’ tidak seformal biasanya.

“Kau bicara apa sih dr. Cho?” Younghyun sedikit menghindar dari keingintahuan Kyuhyun. Sebenarnya sudah lama Younghyun ingin memanggilnya ‘oppa’ hanya saja dia terlalu kaku untuk memulainya. Dan hari ini tanpa sadar Younghyun memanggil Kyuhyun dengan panggilan itu.

Jagii.. ayo panggil sekali lagi… Aku yakin tadi kau memanggilku ‘oppa’…”

Isshh… kau kekanakan sekali, Oppa!!” ucapan Younghyun membuat Kyuhyun terkejut sekaligus membuatnya bangkit dari duduknya memeluk tubuh tunangannya dan mendaratkan kecupan lembut di pipinya. Younghyun hanya bisa tersenyum kecil sambil menyembunyikan wajahnya yang sudah bersemu merah.

—————^New Life Begin^—————

“malam ini kau mau makan apa? Mmm… bagaimana kalau kita makan malam di restoran?” tanya Donghae sambil fokus mengemudi. Sesekali dia melihat ke arah Eunyoung, berharap Eunyoung menunjukan respon yang lebih dari biasanya.

“Bagaimana kalau Sup kentang? Kau menyukainya kan?” tanya Donghae lagi. Eunyoung masih diam berpikir sejenak lalu tersenyum kecil manghadap Donghae. Walau pandangan Donghae fokus kearah depan, ia masih dapat melihat senyum di wajah Eunyoung dari sudut matanya.

Donghae melajukan mobilnya ke restoran sup kentang di dekat rumahnya. Donghae menggenggam erat tangan Eunyoung, mengingat ini pertama kalinya Eunyoung makan di restoran. Donghae hanya bisa berharap Eunyoung tidak merespon negatif suasana restoran.

Gwaenchana?” Tanya Donghae sebelum memasuki restoran. Eunyoung menatap pemandangan sekelilling dan berpikir cukup lama lalu mengangguk menatap Donghae.

“Oke, tenanglah… aku di sini bersamamu.” Donghae tersenyum dan mengeratkan genggaman tangannya.

Restoran itu cukup sepi hanya 3-4 meja yang terisi oleh beberapa pelanggan. Eunyoung terus bersembunyi merapatkan tubuhnya dengan Donghae. Melihat Eunyoung yang belum terbiasa, Donghae memilih duduk di meja paling pojok dan kosong di sekelilingnya supaya Eunyoung merasa nyaman. Meja itu terdiri dari 4 kursi, tidak seperti pasangan pada umumnya yang memilih duduk berhadapan, Donghae duduk tepat di sebelah Eunyoung.

Seorang pelayan menghampiri meja mereka, raut wajah ketakutan Eunyoung mulai menghilang tapi Donghae merasakan genggaman tangan Eunyoung kembali kaku. Donghae cukup mengerti akan semua itu. Tidak lama pelayan itu pergi dan Eunyoung sedikit meregangkan genggamannya.

“Lama-lama responmu terlihat lucu… tapi aku suka… dengan begitu aku tahu apa yang kau rasakan… hmm… sepertinya aku harus menyediakan tanganku untuk selalu kau genggam…” Donghae tertawa kecil. Obrolan kecil mereka, lebih tepatnya obrolan Donghae terhenti ketika pelayan datang dan membawa dua mangkuk sup pesanan mereka.

Donghae mulai melepaskan genggaman tangan Eunyoung dan membantu Eunyoung untuk meniupkan satu sendok sup lalu menyuapinya. Raut wajah Eunyoung berubah, tidak tampak raut sedih, takut dan kosong, yang ada hanya senyuman. Eunyoung kemudian mengambil sendok di tangan Donghae, mengisyaratkan Donghae untuk berhenti menyuapinya. Donghae hanya bisa tersenyum melihat Eunyoung makan dengan baik menggunakan kemampuannya sendiri.

“Aku suka melihatmu seperti ini, tersenyum penuh bahagia… Dan aku minta kau tetap seprti ini Young-ah” ucap Donghae. Eunyoung menghentikan sejenak makannya dan menatap mangkuk Donghae yang belum tersentuh sama sekali oleh pemesannya.

Eunyoung mengambil sup dari mangkuk Donghae, meniupkannya sebentar dan mengarahkan sendoknya ke mulut Donghae.

“Aku?” tanya Donghae dan dijawab anggukan kecil oleh Eunyoung. Donghae dengan senang hati menerima suapan dari Eunyoung.

“Sudah… teruskan makanmu, aku bisa makan sendiri.” Senyuman Donghae malam itu tidak akan pernah habis, dia mulai yakin dengan hatinya. Eunyoung menghabiskan satu mangkuk sup kentang yang dipesannya, sedangkan Donghae hanya menghabiskan sepertiga bagian sup itu. Perutnya sudah cukup kenyang melihat Eunyoung makan dengan lahap dan penuh senyuman.

“Young-ah, kau tahu? Aku ingin sekali mendengarmu memanggiku ‘oppa’. Persis seperti keinginan Kyuhyun pada Younghyun” Eunyoung menatap Donghae mencoba mengerti maksud perkataannya sedangkan Donghae menatapnya dan memberikan senyuman paling indah yang dia punya. “wajahmu lucu? Kau bingung ya? Sama aku juga semula bingung dengan keadaanku sekarang…”

“Sepertinya… aku mulai mencintaimu… ah tidak… aku sudah mencintaimu sejak lama…”

“aku sudah menyayangimu lebih dari seorang dokter pada pasiennya.. entahlah, awalnya aku tidak yakin pada perasaanku ini, tapi……….” perkataan Donghae terputus, Donghae meraih tangan Eunyoung lalu meletakannya di dadanya. Eunyoung terdiam masih terus berpikir apa yang sedang dia hadapi. “Apa kau merasakannya? Jatungku berdetak lebih cepat saat bersamamu..”

“Aku mencintaimu dan aku ingin terus berada di sisimu untuk menjaga dan melindungimu” Donghae belum membiarkan tangan Eunyoung berpindah. Dan Eunyoung yang mulai mengerti semua itu, terharu dan sedikit meneteskan air mata.

“Young-ah. Gwaenchana? Mianhae… Jeongmal” Donghae terkejut melihat ekspresi Eunyoung. Namun dia lebih terkejut lagi saat Eunyoung melakukan hal yang sama seperti yang dia lakukan sebelumnya. Diraihnya tangan Donghae, lalu diletakan di atas dadanya.

“Young-ah.. apa maksudmu?” Donghae yang sedikit bingung menatap lekat mata Eunyoung untuk mengerti maksud sikap gadis dihadapannya. Tangan Donghae menangkap detak jantung yang sama cepatnya dengan yang dia rasakan.

“apa itu artinya kau juga memiliki perasaan yang sama padaku Eunyoung-ah??” Eunyoung tersenyum dan kali ini ia menganggukan kepalanya. Demi Tuhan!!!!! Donghae ingin berteriak sekarang.. betapa senangnya ia mendengar jawaban Eunyoung, bukan.. bukan mendengar, melainkan mengerti maksud dari isyarat Eunyoung. di peluknya Eunyoung erat seakan tak ingin melepaskannya sedikitpun..

“suatu saat, aku ingin mendengar kau memanggilku ‘oppa’ dengan suara merdumu, Jagiya..” Donghae menekankan kata ‘jagiya’ saat ia mengakhiri kalimatnya sambil mengecup kening Eunyoung.

 

To be continued…

224 Comments (+add yours?)

  1. angelicaren
    Apr 03, 2013 @ 09:08:32

    Akhirnya eunyoung udah mulai ngerespon hihi
    Makin seru ceritanya!! Semoga hae ga kena penyakit yang parah biar bisa sama eunyoung lebih lama hehe

    Reply

  2. anovialita
    Apr 07, 2013 @ 21:41:38

    Huaaaaaa akhirnya donghae dan eunyoung jadian, chukhae😀
    Donghae gak sakit parah kan? Kasian eunyoung kalo donghae sakit parah. Mereka baru jadian ToT
    Semangat buat authornya!! Ceritanya seru..

    Reply

  3. rizkiratya
    Apr 09, 2013 @ 22:26:12

    Akhirnyaaaa eunyoung mulai bereaksi banyak berkat donghaeee
    Ahhh mrk datinggg akhirnya

    Reply

  4. KyuLatte
    Apr 13, 2013 @ 17:53:26

    huahh.. brkat kesabaran donghae oppa.. smoga eunyoung cpet sembuhnya..

    Reply

  5. SparKyu
    May 10, 2013 @ 16:14:37

    Aigoo..
    Akhirnya donghae jadi juga sma eunyoung,,
    daebak..
    V apa younghyun gak pernah panggil kyuhyun oppa???
    Terus itu donghae oppa sakit apa??
    Jangan yang parah-parah dong sakitnya ya eonn,,

    Reply

  6. iamwulan
    May 26, 2013 @ 22:43:19

    Kesabaran hae oppa membuahkan hasil. Eunyoung kembali tersenyum

    Reply

  7. NurAmalia
    Jun 12, 2013 @ 06:50:01

    so sweet bgt y donghae^^
    udh gitu telaten bgt ngerawat si eunyong🙂 daebak eon:)

    Reply

  8. kyuhaemi
    Jun 24, 2013 @ 07:30:22

    Sebenarnya apa yg terjadi setelah kecelakaan pada eunyoung?-,-

    Reply

  9. GyuHae
    Jul 06, 2013 @ 15:58:42

    So sweettttttttttttttt >___<
    Aku agak bingung😀

    Reply

  10. GyuHae
    Jul 06, 2013 @ 16:02:36

    So sweet >___< … FF ini bikin aku bingung ??

    Reply

  11. MitaFauziyah
    Jul 07, 2013 @ 10:04:52

    Suka dengan perubahan Eunyoung dan juga perilaku DOnghae. Apalagi part yang di akhir

    Reply

  12. GyuHae
    Jul 17, 2013 @ 05:37:49

    Isi’a menarik minta untuk di baca thor🙂 .. Cuma di part ini eunyoung blm ngeluarin suara’a😦 aku pengen tau reaksi mereka kaya gimana terlebih donghae😀 next part aku harap di kasih kejutan ya :p hehehe😀

    Reply

  13. naya
    Jul 31, 2013 @ 15:56:18

    fiuuuhhh akhirnya eunyoung udah mulai merespon hae oppa,,
    dan kya!!! hae oppa kren bgt pas nyatain cintanya…
    emm sebenarnua hae oppa sakit appa sihhh kyanya bkan penyakit biasa deh…
    klo hae oppa sakit eunyoung.x gimana???
    aaaaahhh author daebak!!! ^^

    Reply

  14. eve
    Aug 02, 2013 @ 19:58:45

    hae sakit apa sih? kayaknya parah

    Reply

  15. HalcaliGaemKyu
    Aug 11, 2013 @ 11:56:52

    Ya ampun! Tiap scene hae tuh sweet bgt!
    Kyu lucu hahaha…
    Wah, bener kan. Hae sakit. Tp young sdh membaik.
    Keren ff nya.. Suka bgt.. Gumawo

    Reply

  16. jangrihyun
    Aug 22, 2013 @ 20:46:52

    donghae oppa emang romantis bgt… tipe cowok idaman semua cewek bangeeeeet. next part

    Reply

  17. kang Vi
    Sep 06, 2013 @ 17:28:34

    donghae sbnernya skit ap sih tor??knpa eunnyong gmw ngmong??

    Reply

  18. husna
    Sep 30, 2013 @ 17:25:00

    oppa puraa2 sakit…
    modus bgt
    min bagi PW part 3 ya..

    Reply

  19. yura
    Oct 06, 2013 @ 17:43:35

    Kapan nihh si eunyong bisa ngomong.. sweet banget dah si dongeee.. wukakakak

    Reply

  20. ginachoi407
    Oct 09, 2013 @ 23:40:04

    wah jd dokter jatuh cinta m pasien nih…
    mudah”an hae g sakit parah deh,,

    Reply

  21. maulid.diyah
    Nov 05, 2013 @ 19:57:33

    Wah. .
    Aku suka banget sama kyuhyun n younghyun..

    Reply

  22. winy
    Nov 21, 2013 @ 06:16:43

    akhirnya eunyoung mulai merespon… donghae emang so sweet banget .. kira2 donghae sakit apa ya ? semoga bkan sesuatu yg serius..

    Reply

  23. manisaulia
    Nov 22, 2013 @ 09:07:39

    wah…ada hubungan majemuk antara dokter n pasien…
    jd penasaran ama hubungan donghae…

    Reply

  24. enkoi
    Nov 28, 2013 @ 09:59:03

    Trio kwek2x baik banget ma eunyoung…., gaya pacarannya kyu ma younghyun jg seru…lanjut kapan eunyoung bisa ngomong. Ga ada antagonisnya ya…???

    Reply

  25. rizmeg
    Nov 28, 2013 @ 20:40:05

    huaaaa donghae oppa sma eunyoung eonni akhirnya pacaran \=D/
    i like it eon,,

    Reply

  26. lee sung rin
    Dec 31, 2013 @ 10:20:01

    omg ikaaann kamu so sweeeeettttt banget
    aku mau deh jd eunyong ikan ikan jdi tambah lope lope deh sm kamu

    Reply

  27. kimsun217
    Jan 17, 2014 @ 08:36:21

    Donghaeeee,,, romantis sangattttt,, peyukkkkkk
    jgn smpe donghae sakit parah,, kan kasihan disaat eunyoung sembuh tapi donghae malah sakit,,

    Reply

  28. Ayunie CLOUDsweetJewel
    Feb 03, 2014 @ 07:08:42

    Aku curiga kalau Dong Hae menderita penyakit yang parah, deCh. Tapi semoga nggak parah-parah amat. Senang akhirnya Eunyoung bisa merespon DongHae, apalagi menerima cintanya. Semoga Eunyoung cepat sembuh dari traumanya.

    Reply

  29. irsya.wonkyu407
    Feb 22, 2014 @ 10:35:38

    wahhh udah vanyak kemajuan ya ….hae oppa suka ya sama enyoung…..lanjuutt dlu ah penasaran😀

    Reply

  30. dhenifariolla88
    Feb 27, 2014 @ 12:04:13

    hubungan dokter dan pasien yg romantisss,,,,,,

    moga donghae sakit nya gak parah,,,.

    Reply

  31. rahayu
    Mar 06, 2014 @ 18:38:34

    akhirnya eunyeong bnyk perubhn jga🙂
    donghae skt apa y?
    donghae ama eunyeong sma2 mencintai. . mga hub mereka brjalan lncr

    Reply

  32. inggarkichulsung
    Mar 20, 2014 @ 17:43:02

    Aigoo so sweet donghae oppa hrs sehat terus demi Eunyoung krn dia msh sgt bergantung pd Donghae oppa, Younghyun daebak bgt sangat menyayangi Eunyoung.. Kyu oppa wlpn jahil tetap perhatian

    Reply

  33. vierly cornelia agustin
    Apr 13, 2014 @ 21:20:47

    Donghae kenapa tuh, wah kalo sakitnya parah nanti siapa yg jagain eunyoung, kyu ternyata tetep evil disini wkwk.. lanjut baca

    Reply

  34. Kim Heena
    Apr 29, 2014 @ 13:42:58

    Eunyong pilih sama dokter ganteng nih. . #plakk wkwk hub Kyu jg seruu…malu-malu suka digodain,,

    Reply

  35. Cho In Hyun
    May 16, 2014 @ 17:05:39

    Perkembangan Eunyoung udah lumayan membaik :’)…Kyuhyun oppa sm Younghyun eonni jg semakin romantis <3…tuh kan bener Donghae oppa itu cinta sm pasien spesialnya sendiri😀

    Reply

  36. riskaheo
    Jul 11, 2014 @ 07:22:08

    Aduh gabisa tidur gara garabaca ni ff min
    Maaf min telat komen:(

    Reply

  37. Milkyu
    Jul 31, 2014 @ 22:36:55

    Wah perkembangan eunyoung dah bagus, bahkan dia juga dah merespon cintanya hae….
    Sepertinya penyakit donghae serius ya?

    Reply

  38. Ny Kimrye
    Aug 05, 2014 @ 00:26:59

    Woah, akhirnya mereka jadian…
    Pemeran utama dalam FF ini dua pasang ya ?
    Ku mohon jangan sampai Donghae kenapa2, kasihan Eunyong… -.-

    Reply

  39. nophyyy
    Nov 11, 2014 @ 18:59:57

    aku suka ceritanya adil thor 2 pasangan ini… daebakkkk

    Reply

  40. lestari choi
    Dec 29, 2014 @ 07:49:50

    Please jangan sad end yaa
    Donghae kenapa??
    Akhirnya mereka berdua! Legaaa

    Reply

  41. wookieah
    Oct 31, 2015 @ 16:15:36

    Wow so sweet…
    Donghae sakit apa sih???

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

@fanfict_palace

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

Memories

December 2011
M T W T F S S
« Nov   Jan »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
%d bloggers like this: